6 Makanan Khas Pekalongan Yang Sangat Enak

makanan khas pekalongan

Kota Batik di Pekalongan, bukanlah Jogja bukanlah Solo. Sempat mendengar lagu ini? Ya, lagu yang ditenarkan oleh Slank itu memanglah nyaman di telinga sekalian berikan pengetahuan baru untuk umumnya orang. Kota yang termasuk juga jalur pantura itu mempunyai bermacam obyek wisata, baik berbentuk pantai ataupun pegunungan yang diperlengkapi air terjun.
Dengan keindahan alam yang mengagumkan serta potensi besar lainnya dari Kabupaten Pekalongan, bikin kota santri itu banyak dikunjungi wisatawan. Terkecuali untuk berburu batik, beberapa perlahancong umumnya juga datang untuk memuaskan keinginan kuliner mereka. Tersebut sebagian makanan ciri khas Pekalongan yang perlu Anda rasakan saat ada di kota batik itu :

Makanan Ciri khas Kabupaten Pekalongan

1. Kopi Tahlil

Adalah minuman ciri khas Pekalongan yang pantas Anda cicipi bila berkunjung ke kota Batik itu. Diberi nama sekian lantaran awal mulanya minuman itu cuma di sajikan saat acara tahlilan saja. Tetapi seiring waktu berjalan serta jumlahnya peminat, mulai banyak warung yang menjual kopi tahlil itu. Umumnya kopi tahlil di jual di angkringan yang mulai buka pada sore hari, persisnya mendekati maghrib.
Bila dipandang dari berbahan, dapat disebut kopi itu adalah kombinasi pada cita rasa Arab serta Pekalongan. Rempah-rempah yang diracik untuk bikin kopi itu yaitu kopi, gula jawa, cengkeh, kayu manis, pandan, kapulaga, batang serai, serta pala. Kopi yang dari namanya berkesan religius itu di jual seharga Rp. 1. 500, 00 apabila ditambah susu kental manis harga nya jadi Rp. 2500, 00 saja.

2. Nasi Megono

Bila bicara perihal makanan ciri khas Pekalongan, nasi megono dapat disebut yang paling tenar serta banyak di cari. Nasi megono atau sego megono itu yaitu nasi liwet dengan lauk intinya berbentuk urap nangka muda. Lauk-lauk lainnya yang mengikuti nasi megono itu yaitu telur balado, orek tempe, sayur lodeh, serta daging. Semakin lebih komplit sekali lagi bila ditambahkan tempe mendoan atau tempe kemul, sambal terasi, serta ikan asin.
Nasi megono dapat disebut adalah menu wajibnya orang Pekalongan. Karenanya, dari mulai restoran sampai pedagang kaki lima banyak menjual panganan itu. Nasi megono pas dikonsumsi saat pagi sampai malam hari.

 

3. Tauto atau Soto Tauco

Makanan ciri khas Pekalongan satu itu termasuk cukuplah unik lantaran mempunyai rasa yang ciri khas serta fresh. Kekhasan Tauto yaitu pemakaian tauco merasa manis jadi penyedap intinya. Untuk isi dari tauto itu terbagi dalam daging sandung lamur, emping serta telur rebus. Jadi pelengkap ditambah juga bihun, bawang goreng, daun seledri serta perahan jeruk nipis. Bikin siapapun tak sempat terasa cukup nikmati masakan lezat itu.

4. Soto Kebo

Batang serta Pekalongan adalah dua kabupaten yang tidak sama dengan tempat yang bersebelahan. Jadi tidak heran bila makanan ciri khas Batang dengan yang berada di Pekalongan nyaris serupa atau bahkan juga sama.

Satu diantara makanan yang baiknya tak Anda terlewat bila tengah ada di Batang yaitu Soto Kebo. Sesuai sama namanya, soto itu memanglah memakai kerbau jadi bahan intinya. Tidak sama dengan soto biasanya, soto kebo mempunyai jumlah yang cukup banyak serta mengenyangkan. Bila Anda mau mencicipinya, silahkan kunjungi Jalan Ahmad Yani No. 37 Kauman, Batang, Jawa Tengah.

5. Jajanan tradisionil ciri khas pekalongan

Makanan tradisionil yang ciri khas di Pekalongan cukup banyak serta dapat menggoyang lidah. Sebut saja satu diantaranya ganyong, yakni semacam umbi-umbian yang di sajikan lewat cara di rebus serta di nikmati berbarengan Kopi Ronggeng. Diluar itu, ada kue adas yang umumnya di sajikan saat hari raya Idul Fitri. Kue itu memakai adas manis atau anis jadi satu diantara berbahan. Kue adas itu dibuat lewat cara digoreng serta mempunyai rasa sangatlah nikmat.

6. Kue Lumpang

Adalah kue basah yang pas jadi makanan pembuka ciri khas Pekalongan. Kue itu memiliki bentuk bulat seperti mangkuk serta berwarna coklat. Bahan basic untuk bikin kue lumpang yaitu gula jawa yang digabungkan dengan daun bawang serta taburan kelapa. Penjual kue lumpang yang cukup tersohor yaitu Nyonya Djoe di Jalan Sumatera 16B Pekalongan. Harga yang di tawarkan yaitu 105. 000 rupiah untuk 30 pcs kue.

Leave a Comment