Kenali Perbedaan Jerawat Akibat Purging Dan Jerawat Biasa

Tahukah anda apa perbedaan jerawat akibat purging dan jerawat biasa? Pernahkah anda menggunakan produk perawatan wajah tapi kulit langsung berjerawat pada keesokan harinya? Saat anda sudah terlalu excited untuk mencoba produk yang diklaim mampu mengatasi masalah kulit, kondisi kulit anda malah semakin parah. Apakah yang sebenarnya sedang terjadi? Ataukah, jenis kulit anda tidak cocok dengan produk tersebut? Haruskah anda mengganti produk tersebut dengan produk lain?
Sebelum menggantinya, anda perlu mengenal kondisi purging terlebih dahulu. Purging merupakan proses penyesuaian kulit terhadap produk baru. Biasanya kulit akan menjadi semakin buruk saat anda mulai mencoba produk baru.

Namun, setelah melewati proses purging ini, kulit anda akan menjadi lebih baik lagi dibandingkan sebelum menggunakan produk tersebut. Lalu, apa perbedaan jerawat akibat purging dan jerawat biasa? Untuk mendapatkan jawaban pertanyaan tersebut, simak ulasan berikut.

1. Apa Itu Purging?

Dalam istilah dunia kecantikan, purging berasal dari kata purge yang berarti pembersihan. Anda mungkin akan mengalami proses yang dinamakan purging saat fase pergantian produk skin care dari yang biasa anda gunakan ke produk baru ataupun saat fase awal penggunaan skin care untuk pertama kali.

Secara medis, purging adalah sebuah kondisi akibat penggunaan produk berjenis peeling, scrub, atau retinoid ataupun bahan kimia atau kosmetik yang memiliki bahan seperti AHA, BHA yang memang memiliki kemampuan penetrasi ke dalam kulit untuk memperbaiki dan membersihkan lapisan bawah kulit.

Bahan-bahan ini bisa mempercepat pertumbuhan sel kulit sehingga kulit akan tampak seperti memiliki benjolan kecil dan tampak seperti bersisik. Namun, efek benjolan dan sisik ini akan menghilang tanpa adanya fase radang, bengkak, dan kemerahan pada kulit.

Purging berfungsi untuk membersihkan pori-pori kulit wajah yang tersumbat oleh komedo, sel kulit mati yang tertumpuk, dan minyak berlebih. Hal ini dapat menyebabkan munculnya jerawat yang terlihat parah dan banyak. Umumnya, purging terjadi selama 3-4 minggu. Purging ini akan menyesuaikan dengan siklus pertumbuhan kulit setiap orang. Namun, jika purging terjadi selama lebih dari 4 minggu, sebaiknya hentikan penggunaan produk yang biasa anda gunakan.

2. Penyebab Timbulnya Jerawat Purging

Purging dapat, namun tidak selalu, disebabkan oleh produk -produk dengan kandungan bahan aktif yang bekerja dengan cara mempercepat proses pergantian sel kulit. Jika microcomedone membutuhkan waktu sekitar enam hingga delapan minggu untuk berkembang menjadi jerawat, purging memiliki siklus yang lebih cepat.

Adapun beberapa kandungan bahan aktif yang bisa menyebabkan purging. Antara lain, benzoyl peroxide, Retinoid, Vitamin C, AHA atau alpha hydroxy acids, BHA atau beta hydroxy acids, PHA atau polyhydroxyacids, dan beberapa jenis scrub dan face brush.

3. Perbedaan Antara Jerawat Akibat Purging dan Jerawat Biasa

Cara mengetahui perbedaan jerawat akibat purging dan jerawat biasa memang gampang-gampang sulit. Sebab, kemunculan keduanya sama-sama adalah jerawat. Namun, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, purging adalah tanda adanya proses percepatan regenerasi kulit akibat menggunakan produk baru.

Pada proses purging, microcomedone yang berada di bawah kulit berubah menjadi jerawat, blackhead, atau whitehead muncul ke permukaan kulit dalam jangka waktu yang lebih cepat. Namun perlu diingat, purging berlangsung hanya sementara, sekitar 2-3 minggu. Setelahnya, kulit wajah akan lebih sehat dan bersih.

Lalu, apa perbedaan jerawat akibat purging dan jerawat biasa? Jerawat biasa memiliki bentuk yang hampir sama dan susah untuk dibedakan dengan jerawat akibat purging. Namun, jerawat biasa tidak akan hilang atau bahkan bertambah parah dalam jangka waktu selapan minggu. Jerawat biasa sendiri merupakan reaksi penolakan karena ketidakcocokan kulit terhadap produk baru yang anda pakai.

Selain itu, jerawat biasa bisa terjadi karena proses eksfoliasi yang berlebihan. Karena itu, berhati- hatilah dalam menggunakan produk exfoliating. Gunakan face scrub maksimal dua kali dalam seminggu. Atau, setiap anda mengaplikasikan exfoliating toner pada kulit wajah, jangan lupa selalu gunakan hydrating toner.

4. Muncul Jerawat Di Area Mana?

Pada reaksi purging, jerawat hanya muncul di area-area yang memang biasa ditumbuhi jerawat. Misalnya, jerawat selalu muncul di area dagu dua bulan sekali, maka sejumlah jerawat juga muncul di area dagu ketika purging. Hal tersebut dikarenakan jerawat-jerawat yang tersimpan memang dipaksa keluar akibat kulit sedang dibersihkan. Karena itu, jerawat-jerawat ‘cadangan’ muncul di tempat-tempat yang biasa muncul jerawat, baik di dagu, bisa juga di pipi, maupun di dahi.

Bukan cuma jerawat, purging pun bisa memiliki gejala bruntusan dan meningkatnya produksi minyak pada wajah. Memang tidak semua orang akan mengalami purging saat mencoba produk baru. Orang yang tidak mengalami purging biasanya sudah memiliki kulit yang bersih. Jadi, tak ada jerawat yang dipaksa untuk keluar.

Sementara itu, jerawat biasa bisa muncul di mana saja di seluruh permukaan kulit wajah. Misalnya, bila anda tak pernah mendapati jerawat di pipi namun saat menggunakan produk baru malah muncul jerawat di area tersebut, itu berarti jerawat biasa. Itulah perbedaan jerawat akibat purging dan jerawat biasa.

5. Bagaimana Cara Mengurangi Resiko Purging?

Untuk mengurangi risiko purging, ada beberapa cara yang bisa anda coba. Langkah awal, gunakan produk dengan konsentrasi lebih rendah. Kemudian, oleskan produk jangan terlalu banyak pada permukaan kulit, tipis- tipis saja. Selain itu, gunakan produk yang menyebabkan purging dengan diseling produk lain yang cocok atau sesuai untuk kulit anda. Juga, pakai produk hanya 2 atau 3 hari sekali.

Atau, anda bisa menerapkan cara ini. Gunakan produknya tipis saja, lalu diamkan beberapa jam, kemudian cuci wajah anda. Setelah itu, pakai produk dengan konsentrasi yang direkomendasikan atau gunakan produk dengan olesan lebih tebal. Nah, itulah ulasan perbedaan jerawat akibat purging dan jerawat biasa. Apabila meninggalkan bekas jerawat, tak perlu khawatir dan gunakan produk penghilang bekas jerawat yang terbaik dan telah terbukti di pasaran dengan testimonial dari para pemakainya

Leave a Comment