Cara membuat keju mozarella rumahan yang sangat sederhana

Keju yang saat ini terkenal keberadaannya di Indonesia dengan warna yang putih dengan tekstur yang mudah meleleh dan dapat ditarik atau ngaret kerap ditemui di berbagai hidangan dan jajanan Indonesia. Keju yang berasal dari Italia ini populer di Indonesia dan menjadi favorit bagi masyarakat karena teksturnya. Di Italia keju ini dibuat dari susu sapi ataupun susu kerbau dengan cara pengolahan yang diputar dan dipotong dan biasanya tidak bertahan lama. Namun dengan rendaman air garam dan disimpan dalam freezer serta pengemasan yang hampa udara dapat menjadikan keju ini bertahan lama dan dapat dipasarkan.

Keberadaan keju ini memang masih langka di Indonesia, sehingga hidangan apapun yang menggunakan keju ini memiliki harga yang lebih tinggi dari biasanya. Namun bagi Anda pecinta keju mozzarella ini dapat membuatnya sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang terjangkau dan pastinya terdapat di jajaran supermarket di Indonesia. Langsung saja kita simak bahan dan cara pembuatannya.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat keju mozarella antara lain keju cheddar, susu cair tawar, dan tepung sagu atau tepung tapioka (untuk mengenyalkan keju mozarella). Setelah bahan-bahan tersebut terkumpul, serut keju cheddar secukupnya. Kemudian panaskan susu cair dan juga tepung dengan takaran susu cair dan keju cheddar 5:3 serta 2 sendok makan tepung sagu atau tepung tapioka. Panaskan dengan api yang sangat kecil.

Kemudian keju yang sebelumnya diserut masukkan secara perlahan sambil diaduk supaya keju tidak menggumpal. Setelah keju dimasukkan semua, aduk sampai larut dan kental kurang lebih 10-20 menit. Setelah teksturnya mengental, matikan api serta tunggu sampai adonan menjadi dingin. Setelah dingin tuangkan adonan tersebut pada wadah yang kering dan kemudian masukkan kedalam freezer. Jika sudah agak mengeras, keluarkan dari freezer lalu potong-potong sesuai selera dan bisa langsung digunakan untuk memasak.

Cara diatas terbilang sangat mudah dibanding proses pembuatan keju di pabrik-pabrik yang membutuhkan waktu sangat lama dengan bahan-bahan yang mudah didapat dengan harga yang ekonomis pula.

Leave a Comment